Rajutan Pertama Saya ;)

Thursday, August 5, 2010
Waktu masih SMA saya pernah belajar merajut dari teman saya, tapi cuma belajar sekedarnya saja, jadi saya cuma bisa membuat rajutan lurus tanpa membentuk pola. Liburan kemarin, sehari sebelum balik ke Bogor, iseng-iseng saya membongkar kembali kotak kerajinan tangan saya. Terakhir kali dibuka sebelum saya sibuk dengan UAN dan kemudian pergi merantau ke Bogor. Di dalamnya ada macam-macam alat dan bahan kerajinan tangan, ada lem, gunting, kain flanel, jarum, benang, kertas lipat, dll. Sejak kecil saya memang suka dengan kerajinan tangan. Menggambar, menggunting, menempel, menjahit, menyulam, merajut adalah hal yang menyenangkan buat saya. Rasanya senaaang sekali kalau kita berhasil membuat suatu karya. Sayangnya, saya adalah tipe orang yang cepat bosan. Jadi ketika saya sedang tertarik dengan salah satu jenis kerajinan maka saya akan dengan semangat membeli apa saja bahan-bahannya. Tapi ketika saya sudah bosan, salah satu penyebabnya adalah hasilnya ga jadi-jadi, maka saya akan beralih ke kerajinan tangan yang lain. haha ! Inilah akibatnya, di kotak kerajinan saya ada bahan-bahan yang sama sekali belum saya pakai ataupun sudah saya kerjakan tapi masih setengah jalan. Setelah dilihat-lihat sayang juga kalau bahan-bahan ini dianggurin aja, jadi saya memutuskan untuk mengerjakan kembali proyek-proyek yang tertunda. Bahan-bahan yang tersedia adalah : Kain flanel, benang wol+hooke, benang sulam+kain strimin. Bongkar sana sini, pikir ini itu, akhirnya diputuskan bahwa saya akan melanjutkan proyek merajut, karena bahan-bahan yang lengkap dan memungkinkan untuk dibawa ke bogor adalah benang wol+hookw, praktis ;) Kalau menyulam ribet harus bawa beraneka macam benang yang berwarna-warni, kalau kain flanel lagi ga ada ide mau buat apa. hehe !
Sesampainya di Bogor, saya coba mengulang kembali cara merajut. Lupa-lupa ingat euy, maklum udah 2 tahun lebih ga ngerajut, Alhamdulillah masih inget ;) Searching di internet cara-cara merajut dan pola-polanya. Baca-baca dari berbagai sumber, okelah mulai ngerti tekniknya. Tapi rasanya kurang sreg kalo ga punya pegangan , maksudnya buku panduannya, jadi disempetin deh beli buku belajar merajut sekalian sama benang rajutnya. Kali ini saya beli benang katun, karena lebih mudah merajut benang katun dibandingkan dengan benang wol. Wah, selama ini saya salah ya, udah masih amatiran pakenya benang wol pula ! hehe  . Beli bukunya juga yang paling sederhana, yang contoh-contohnya mudah untuk dipraktekkan. Singkat cerita, saya memutuskan untuk membuat kantong kecil yang bisa dipake untuk tempat handphone, kosmetik, dll. Belajar dulu beberapa macam tusukan, belajar baca pola juga. diulang beberapa kali sampe bener-bener paham, baru deh mulai merajut. Dalam waktu 3 hari, taraaaaaaaa .... Rajutannya selesaiii ! Jadilah sebuah kantong lucu asli dari tangan saya . hehe. Eh, ada bonusnya tempat modem juga :p

Tidak terlalu rapi memang, namanya juga amatiran. Tapi rasanya seneeeeng sekali ! ga nyangka akhirnya saya bisa menghasilkan suatu karya rajutan. Setelah tertunda beberapa tahun tentunya. Oiya, karena saya belum berani mencoba merajut dengan ganti-ganti benang, maka saya belinya benang yang sembur alias beberapa warna dalam satu gulungan.Jadinya tetep bisa warna-warni deh ;) Kantong ini spesial saya rajut untuk  Ibu . Mudah-mudahan ibu suka ;)

1 komentar:

  1. Anonymous said...:

    gimana cara bikin nya ???
    kasih tahu aku dong.
    hubungi aku di 085888468438

Post a Comment