Cerita Tokek

Saturday, July 24, 2010
Di belakang rumah saya ada 3 ekor tokek yang biasanya muncul di pagi hingga sore hari. Kami-keluarga saya- menyebutnya keluarga tokek, karena 3 ekor tokek tersebut mempunyai ukuran yang berbeda. Yang paling gede kita sebut Bapak tokek, yg sedang Ibu tokek, dan yang kecil anak tokek. Awalnya tokek ini hanya sebagai pengalih perhatian bila keponakan saya yang sering main ke rumah sedang rewel. Kami sering mengajaknya untuk melihat tokek dan bercerita apa yang sedang dilakukan tokek tersebut. Misalnya, kalo yang muncul cuma 2 ekor, kita bercerita bahwa ibu tokek dan anaknya lagi jalan2 mau beli es krim. Cara ini ampuh banget lho buat mengalihkan kerewelan keponakan saya. *hha!*Lama-lama kebiasaan cerita tokek ini ga cuma dilakukan kalo sedang ada keponakan saya ajah. Kami sekeluarga pun jadi suka bercerita kalau melihat ada tokek yang muncul. Yang paling sering sih ketika saya dan ibu sedang memasak di dapur dan melihat ada tokek yang muncul, kami pun akan mulai bercerita apa yang dilakukan tokek tersebut. Mulai dari si Ibu tokek ke Pasar sendirian, Bapak tokek jemput anaknya pulang sekolah, sampe Keluarga tokek lagi jalan-jalan merayakan hari terakhir liburan. Tak jarang cerita tokek ini menjadi topik yang kami bicarakan ketika sedang berkumpul bersama, tentunya sebagai lelucon untuk menghangatkan suasana. wkwkwkwk ! Engga penting dan Konyol memang, tapi itulah salah satu bentuk keakraban di keluarga saya yang membuat saya selalu merindukan untuk berada di rumah.

nb: tadinya saya mau fotoin tokeknya, tapi ga berani deh. takut di gigit >.<

0 komentar:

Post a Comment