My Birthday

Tuesday, August 24, 2010
Ulang tahun kali ini saya kembali diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk merayakan bersama dengan keluarga, setelah 2 tahun sebelumnya saya merasakan ulang tahun di kota orang. Bahagia, tentu saja. Selain karena bisa dirayakan bersama keluarga, tahun ini ulang tahun saya juga bertepatan dengan bulan Ramadhan. Semoga di sisa usia saya ini selalu mendapat berkah dari Allah SWT. Amiiin ...
Dari sekian kali saya ulang tahun, justru yang paling berkesan adalah ketika saya berulang tahun di bogor, tepatnya tahun 2008 dan 2009. Pada tahun 2008, saya masih berstatus sebagai penghuni asrama TPB IPB. Walaupun masih sekitar 2 bulan tinggal bersama dengan teman-teman baru, ternyata teman-teman saya ini punya rencana khusus buat saya, walaupun ujung2nya gagal sih.haha! Jadi ceritanya teman-teman saya ini berniat untuk memberikan kejutan di tengah malam saat saya tertidur pulas. Tapiii,,ternyata di malam itu saya begadang main game (hehe) dan malah teman-teman saya ini yang tertidur pulas. Huahaha!
Lain cerita di tahun 2009. Saat itu kami sedang menjalani masa perkenalan fakultas (MPF). Masih bersama dengan teman-teman yang dulu seasrama, tapi sekarang kita sudah pindah di kostan. Walaupun berbeda-beda fakultas, tapi kita sama-sama sedang MPF. Kali ini teman-teman saya tersayang berhasil membuat kejutan untuk saya ;) . Benar-benar tidak tercium nih persiapannya, rapi bener deh. Atau mungkin karena saya sedang sibuk mempersiapkan tugas-tugas untuk MPF kali yah. Jadi ceritanya, sepulang hari pertama MPF (13 Agustus 2009) saya langsung bersih-bersih badan dan menyiapkan tugas-tugas untuk besok, setelah itu saya langsung tidur, tanpa teringat bahwa besok saya ulang tahun ! hehe . Tiba-tiba tengah malam saya terkejut dengan nyanyian happy birthday dan cahaya lilin yang terpancar dari atas sebuah kue beserta dengan teman-teman yang sudah berkumpul di hadapan saya. Rasanya ga karuan deh , kaget, seneng, haru , semuanya campur jadi satu. Setelah berdoa, tiup lilin, dan makan kue, semua kembali ke kamar masing-masing karena kami harus berangkat subuh-subuh untuk MPF.
Kejutan kedua, waktu real action (salah satu acara MPF) tiba-tiba salah satu temen saya yang bisa dibilang baru kenal, ngucapin selamat ulang tahun ke saya. Terus dia teriak ke anak-anak yang lain, ngasih tau kalo hari ini saya ulang tahun. Langsung deh pada nyanyi Happy birthday buat saya. Waaah rasanya terharu sekali, di tengah kesibukan acara masih sempet nyanyi buat saya, apalagi kita kan baru kenal waktu MPF. Untung ajah ga dimarahin sama kakak-kakak tatib tuh ! hihihihi ;p
Terlepas dari itu semua, setiap ulang tahun selalu mempunyai arti buat saya. Yang pasti dengan bertambahnya usia maka berkurang jatah hidup saya di dunia, itu berarti semakin banyak hal yang harus diperbaiki agar menjadi orang yang lebih baik. ;)

Rajutan Pertama Saya ;)

Thursday, August 5, 2010
Waktu masih SMA saya pernah belajar merajut dari teman saya, tapi cuma belajar sekedarnya saja, jadi saya cuma bisa membuat rajutan lurus tanpa membentuk pola. Liburan kemarin, sehari sebelum balik ke Bogor, iseng-iseng saya membongkar kembali kotak kerajinan tangan saya. Terakhir kali dibuka sebelum saya sibuk dengan UAN dan kemudian pergi merantau ke Bogor. Di dalamnya ada macam-macam alat dan bahan kerajinan tangan, ada lem, gunting, kain flanel, jarum, benang, kertas lipat, dll. Sejak kecil saya memang suka dengan kerajinan tangan. Menggambar, menggunting, menempel, menjahit, menyulam, merajut adalah hal yang menyenangkan buat saya. Rasanya senaaang sekali kalau kita berhasil membuat suatu karya. Sayangnya, saya adalah tipe orang yang cepat bosan. Jadi ketika saya sedang tertarik dengan salah satu jenis kerajinan maka saya akan dengan semangat membeli apa saja bahan-bahannya. Tapi ketika saya sudah bosan, salah satu penyebabnya adalah hasilnya ga jadi-jadi, maka saya akan beralih ke kerajinan tangan yang lain. haha ! Inilah akibatnya, di kotak kerajinan saya ada bahan-bahan yang sama sekali belum saya pakai ataupun sudah saya kerjakan tapi masih setengah jalan. Setelah dilihat-lihat sayang juga kalau bahan-bahan ini dianggurin aja, jadi saya memutuskan untuk mengerjakan kembali proyek-proyek yang tertunda. Bahan-bahan yang tersedia adalah : Kain flanel, benang wol+hooke, benang sulam+kain strimin. Bongkar sana sini, pikir ini itu, akhirnya diputuskan bahwa saya akan melanjutkan proyek merajut, karena bahan-bahan yang lengkap dan memungkinkan untuk dibawa ke bogor adalah benang wol+hookw, praktis ;) Kalau menyulam ribet harus bawa beraneka macam benang yang berwarna-warni, kalau kain flanel lagi ga ada ide mau buat apa. hehe !
Sesampainya di Bogor, saya coba mengulang kembali cara merajut. Lupa-lupa ingat euy, maklum udah 2 tahun lebih ga ngerajut, Alhamdulillah masih inget ;) Searching di internet cara-cara merajut dan pola-polanya. Baca-baca dari berbagai sumber, okelah mulai ngerti tekniknya. Tapi rasanya kurang sreg kalo ga punya pegangan , maksudnya buku panduannya, jadi disempetin deh beli buku belajar merajut sekalian sama benang rajutnya. Kali ini saya beli benang katun, karena lebih mudah merajut benang katun dibandingkan dengan benang wol. Wah, selama ini saya salah ya, udah masih amatiran pakenya benang wol pula ! hehe  . Beli bukunya juga yang paling sederhana, yang contoh-contohnya mudah untuk dipraktekkan. Singkat cerita, saya memutuskan untuk membuat kantong kecil yang bisa dipake untuk tempat handphone, kosmetik, dll. Belajar dulu beberapa macam tusukan, belajar baca pola juga. diulang beberapa kali sampe bener-bener paham, baru deh mulai merajut. Dalam waktu 3 hari, taraaaaaaaa .... Rajutannya selesaiii ! Jadilah sebuah kantong lucu asli dari tangan saya . hehe. Eh, ada bonusnya tempat modem juga :p

Tidak terlalu rapi memang, namanya juga amatiran. Tapi rasanya seneeeeng sekali ! ga nyangka akhirnya saya bisa menghasilkan suatu karya rajutan. Setelah tertunda beberapa tahun tentunya. Oiya, karena saya belum berani mencoba merajut dengan ganti-ganti benang, maka saya belinya benang yang sembur alias beberapa warna dalam satu gulungan.Jadinya tetep bisa warna-warni deh ;) Kantong ini spesial saya rajut untuk  Ibu . Mudah-mudahan ibu suka ;)

Gembok Pagar si Trouble Maker

Tuesday, August 3, 2010
Satu-satunya akses masuk ke kostan saya adalah pagar hitam mungil yang selalu berpasangan dengan gemboknya. Setiap penghuni kostan ini pasti punya kunci gembok masing-masing. Tapi akhir-akhir ini kita sering kesulitan buat masuk ataupun keluar kostan. Gara-garanya adalah gembok pagarnya 'rewel' , susah banget dibukanya. Sepertinya gembok pagar itu mulai karatan, maklumlah di Bogor kan bisa terjadi  panas yang terik dan hujan yang deras sekaligus dalam sehari. Buat mengatasi masalah ini, kita mencoba untuk memberikan minyak goreng di lubang gemboknya ( harusnya sih dikasih oli, tapi berhubung di kostan ini ga ada yang bawa motor, jadi kita pakenya minyak goreng deh. hhe ). Sempat berhasil di awal-awal setelah dikasih minyak goreng, tapi setelah beberapa kali buka tutup gembok jadi 'rewel' lagi. Minyak goreng ternyata ga mampu bertahan lama :(
Akibat dari fenomena ini, kita jadi suka uring-uringan sendiri kalo lagi mau berangkat waktunya mepet dan gemboknya ga bisa kebuka juga.  Atau lebih parahnya lagi kita udah pulang kemaleman, buka gembok ga bisa-bisa dan ga ada yang tolongin bukain dari dalem. heuu,, sereeeem juga kalo sampe malem2 ga bisa kebuka juga gemboknya *amit-amit,,mudah"an jangan sampe deh >.< ! Sampe saat ini belum ditemukan juga solusi yang tepat untuk menangani fenomena ini. Paling-paling cuma sengaja berangkat lebih awal buat jaga-jaga kalo gemboknya susah kebuka, tapi namanya mahasiswa teteup ajah suka mepet berangkatnya. hhe ! Ada yang punya solusi untuk masalah ini ??? :-?

Hantu Tabung Gas

Friday, July 30, 2010
Akhir-akhir ini banyak berita mengenai ledakan akibat kebocoran tabung gas 3 kg yang telah menelan banyak korban. Tak pandang bulu, mulai dari anak-anak hingga nenek-nenek pun ikut menjadi korban ledakan tabung gas ini. Masyarakat seketika merasa terancam dengan keberadaan tabung gas subsidi pemerintah ini, bahkan tak jarang yang menghentikan penggunaan kompor gas dan kembali ke minyak tanah.Tak terkecuali saya, semenjak banyaknya berita ledakan akibat kebocoran tabung gas 3 kg, saya jadi kepikiran sama tabung gas yang ada di kostan. Beberapa waktu sebelum berita ledakan ini marak di televisi, sempat ada kejadian juga di kostan saya. Salah satu teman kost saya yang kamarnya dekat dapur mencium bau gas, jadi dia tutup regulatornya deh. Untungnya ga ada ledakan atau apapun yang terjadi. Gara-gara itu saya jadi malas deh masak2 di kostan lagi, padahal kan buat anak kost seperti saya ini kompor gas menjadi andalan kalo lagi males keluar buat beli makan. Sejak pertama kali balik ke kostan setelah liburan di rumah, saya ga berani menyentuh kompor gas sedikitpun, masih parno sama berita ledakan yang sering muncul di tivi-tivi. Tapi beberapa hari kemudian saya mendengar salah satu teman kost saya menyalakan kompor dan berhasil memasak dengan selamat. Suatu malam saya pun *terpaksa* mencoba ikutan memasakkarena malam itu saya kelaparan tingkat tinggi.hhe! Meskipun awalnya sempat ragu-ragu dan deg-degan ga karuan , akhirnya saya berhasil memasak dengan selamat juga. Tapi bukan berarti saya udah ga takut lagi ya, masih tetep ada rasa parno nih. Mudah-mudahan masalah tabung gas ini cepet selesai deh yaa ! Amin..

Cerita Tokek

Saturday, July 24, 2010
Di belakang rumah saya ada 3 ekor tokek yang biasanya muncul di pagi hingga sore hari. Kami-keluarga saya- menyebutnya keluarga tokek, karena 3 ekor tokek tersebut mempunyai ukuran yang berbeda. Yang paling gede kita sebut Bapak tokek, yg sedang Ibu tokek, dan yang kecil anak tokek. Awalnya tokek ini hanya sebagai pengalih perhatian bila keponakan saya yang sering main ke rumah sedang rewel. Kami sering mengajaknya untuk melihat tokek dan bercerita apa yang sedang dilakukan tokek tersebut. Misalnya, kalo yang muncul cuma 2 ekor, kita bercerita bahwa ibu tokek dan anaknya lagi jalan2 mau beli es krim. Cara ini ampuh banget lho buat mengalihkan kerewelan keponakan saya. *hha!*Lama-lama kebiasaan cerita tokek ini ga cuma dilakukan kalo sedang ada keponakan saya ajah. Kami sekeluarga pun jadi suka bercerita kalau melihat ada tokek yang muncul. Yang paling sering sih ketika saya dan ibu sedang memasak di dapur dan melihat ada tokek yang muncul, kami pun akan mulai bercerita apa yang dilakukan tokek tersebut. Mulai dari si Ibu tokek ke Pasar sendirian, Bapak tokek jemput anaknya pulang sekolah, sampe Keluarga tokek lagi jalan-jalan merayakan hari terakhir liburan. Tak jarang cerita tokek ini menjadi topik yang kami bicarakan ketika sedang berkumpul bersama, tentunya sebagai lelucon untuk menghangatkan suasana. wkwkwkwk ! Engga penting dan Konyol memang, tapi itulah salah satu bentuk keakraban di keluarga saya yang membuat saya selalu merindukan untuk berada di rumah.

nb: tadinya saya mau fotoin tokeknya, tapi ga berani deh. takut di gigit >.<

Cerita Salad Buah

Thursday, July 15, 2010
Postingan ini masih terkait dengan hobi baru saya yang udah saya ceritakan di postingan sebelumnya, yaitu memasak!hho. Yang paling diuntungkan dengan hobi baru saya ini adalah adik saya tercintah. Sebenernya adik saya ini orangnya suka pilih-pilih makanan, tapi entah mengapa setiap makanan yang saya buat, mulai dari yang rasanya beneran enak sampe yang rasanya ‘ajaib’ pun dia selalu doyan. *doyan apa rakus ya??hihi*. Tadi malam saya membuat salad buah dengan jumlah yang tidak cukup banyak karena saya pikir cuma saya yang akan makan. Adik saya ga suka, ayah ibu ditawarin ga mau, okelah jadi saya cuma buat satu mangkok kecil. Setelah potong ini-itu, aduk sana sini, campur-campur,,,voilaaaa…jadilah salad buah yang menggugah selera.

Biar lebih enak saladnya saya simpan dulu di kulkas. Sambil menunggu saladnya dingin, saya main internet (baca: buka fb.hhe). Tiba-tiba adek saya yang tadinya lagi nonton tv membuka kulkas untuk mengambil minum. Melihat ada sesuatu yang ‘aneh’ di dalam kulkas, dia langsung bertanya pada saya (karena saya tersangka utama atas adanya segala sesuatu yang aneh di kulkas!hihi). Beginilah percakapannya:
Adik: “Mbak, apa ini (sambil bawa mangkok salad saya) ?”
Saya: “salad buah”
Adik: “aku mau ya (sambil mau menyendok)”
Saya: “eeeh,,,jangan2 itu belum dingin, ga enak” >> padahal cuma alesan biar ga diminta *licik*
Adik: “dinginnya kapan??
Saya: “setengah jam lagi. emang kamu doyan??”
Adik: “ga tau, tapi kayaknya enak. nanti kalo mau dimakan aku minta ya”
Saya: ” iya, ntar tak panggil” >>dalam hati: yaaah,,porsi saya jadi berkurang deh. mudah”an ntar dia udah tidur.hihi! *licik lagi*
setengah jam berlalu dan adik saya tidak juga terlelap. Akhirnya saya menyerah dan memutuskan untuk menyantap salad buah itu bersama adik saya. Mungkin salad yang saya buat ini begitu nikmat kali ya, sampe-sampe adik saya yang tadinya ga doyan jadi lahap bener makannya. Saya baru satu sendok eh dia udah dua sendok. weeew,,dia pake kecepatan seribu mulut!hahaha… ntar kapan-kapan kita buat salad buah lagi deh yaa adek ku sayang ;)

Happy cooking

Hobi baru saya setelah menyandang status sebagai mahasiswa Gizi  adalah memasak ! yuhuuu… Awalnya saya memang suka memasak, bukan memasak dalam arti sebenarnya sih, tapi paling tidak suka bantu-bantu ibu di dapur, jadi sedikit-sedikit saya sudah mengenal dunia perdapuran dan masak-memasak. Tetapi, semenjak kuliah di jurusan gizi, saya jadi semakin keranjingan buat masak. Berawal dari adanya mata kuliah Ilmu Bahan Makanan dan kemudian dilanjutkan dengan Kulinari&Gizi dimana praktikumnya adalah memasak! saya mulai berkreasi dengan berbagai macam resep,,dan hasilnya pun berbagai macam rasa..hahaha! ;;)
Lantaran saya sering sendirian di rumah selama liburan semester ini, saya jadi banyak menghabiskan waktu dengan eksperimen memasak di dapur. Itung-itung sekalian ‘merapikan’ isi lemari makanan dan kulkas. Maklum, ibu saya suka belanja-belanji ini itu tapi suka lupa juga buat masaknya. Alhasil bahan-bahan yang udah dibeli cuma duduk manis di dalem lemari ato kulkas sampe ajal menjemputnya(baca: sampe kadaluwarsa). Saya pernah menemukan sekotak keju yang masih terbungkus utuh dalam kemasannya, tapi keju itu sudah expired satu bulan yang lalu, dan ternyata keju itu dibeli ibu saya satu tahun yang lalu dengan alasan kemasannya lucu *ohmaigaaaad*. Kan sayang udah beli mahal-mahal tapi ga dipake. Jadilah saya dengan semangat empat lima membabi buta *lebay* menghabiskan semua bahan-bahan yang ada. Yang dibuat makanan yang gampang-gampang aja sih, macem pancake, puding, salad, dan sup. Biasanya saya searching resep-resepnya di internet, tapi pas udah buatnya pake resep ‘mix n match’ alias campur-campur dan azas kira-kira.hhe! Biarpun gitu rasanya enak lhooo.. ;;)

Salah satu makanan yang sering saya buat di waktu senggang adalah jagung mentega *ini nama buatan saya sendiri* atau yang biasa ada di mal-mal dengan merk dagang Fresh Corn. Makanan ini sering saya buat karena caranya gampang sekali. Kita tinggal rebus jagung manis yang sudah dipipil, atu bisa juga pake jagung manis kalengan *tapi saya belum pernah coba sih*. Pipilan jagung rebus ditumis sebentar dengan mentega, garam, dan merica secukupnya lalu segera pindahkan ke piring. Saat masih panas-panas tambahkan susu kental manis dan saus sambal, lebih enak lagi kalau ditambahkan keju juga. Tapi ini tergantung selera juga sih, kalau ada yang tidak suka pedas ya tidak usah diberi saus sambal ;) . Biasanya sebelum dimakan saya aduk semuanya sampai tercampur rata, jadi rasanya manis, pedas, gurih jadi satu.. hmm,,yummy!